Kalau Cielo adalah sedan yang membulat dan ramah, Maestro adalah pendahulunya yang lebih tegas dan lebih formal. Awal 90-an, mobil ini jadi penanda bahwa pemiliknya sudah "sampai" — parkir di halaman kantor, di depan rumah, atau di pesta pernikahan, Maestro selalu terlihat pantas. Dan uniknya, kesan itu belum sepenuhnya hilang sampai sekarang.
Honda Accord Maestro adalah nama pasar Indonesia untuk Accord generasi keempat dengan kode sasis CB, yang dijual sekitar 1990 sampai 1993 sebelum digantikan Cielo. Nama Maestro dipakai untuk memberi kesan mewah — dan kalau melihat isi kabinnya waktu itu, kesan tersebut memang beralasan.
Sejarah Singkat
Generasi CB adalah momen ketika Accord tumbuh dewasa. Bodinya lebih lebar dan lebih rendah dari generasi sebelumnya, dengan garis-garis lurus dan pilar tipis yang membuat kaca terasa luas dari dalam. Honda juga memasang suspensi double wishbone di keempat roda — teknologi yang saat itu jarang ada di sedan keluarga.
Di Indonesia, Maestro awalnya datang dengan mesin 2.000 cc SOHC 16 katup bersistem karburator. Sekitar 1992, Honda beralih ke sistem injeksi PGM-FI, dan versi injeksi inilah yang sampai sekarang paling dicari — tenaganya jelas lebih besar dan karakternya lebih responsif.
Spesifikasi (Maestro versi injeksi, 1992–1993)
| Mesin | F20A, 4 silinder segaris, 1.997 cc, SOHC 16 katup, PGM-FI |
|---|---|
| Tenaga | ± 145 PS @ 5.900 rpm |
| Torsi | ± 187 Nm @ 4.400 rpm |
| Versi awal | Karburator, ± 110 PS @ 6.000 rpm (sampai sekitar 1991) |
| Transmisi | Manual 5-percepatan / otomatis 4-percepatan |
| Penggerak | Roda depan (FF) |
| Suspensi | Double wishbone depan dan belakang |
| Dijual di Indonesia | 1990–1993 |
Rasa Berkendara
Maestro terasa lebih "mobil pengemudi" dibanding kesan formalnya. Bodinya yang rendah dan lebar membuat titik beratnya enak, sementara double wishbone-nya memberi respons setir yang jauh lebih tajam dari yang kamu duga untuk sedan keluarga.
- Versi injeksi terasa jelas lebih hidup di putaran menengah ke atas dibanding versi karburator.
- Visibilitas luar biasa berkat kap mesin rendah dan pilar tipis — parkir jadi urusan gampang.
- Ruang kaki belakang lega, cocok untuk mobil keluarga sekaligus mobil harian.
- Peredaman kabin baik untuk zamannya, tapi masih kalah senyap dari Cielo yang lebih baru.
Penyakit Khas
- Karburator rewel. Untuk unit produksi awal, karburator Keihin-nya termasuk rumit dan makin sedikit bengkel yang benar-benar paham. Ini alasan kuat memilih versi injeksi.
- Transmisi otomatis. Sama seperti Accord generasi sesudahnya, matic yang telat servis gampang selip. Manual jauh lebih tenang untuk dipelihara.
- Kaki-kaki double wishbone. Banyak bushing, banyak ball joint. Kalau semua sudah tua, bunyi-bunyian akan muncul dari segala arah.
- Karat. Cek bibir fender, bawah pintu, dan lantai bagasi — usia mobil ini sudah lebih dari tiga dekade.
- Kelistrikan dan AC. Sakelar, motor power window, dan sistem pendingin adalah pos pengeluaran yang lazim di unit yang lama tak diurus.
Plus & Minus
Kelebihan
- Desain kotak awal 90-an yang makin dihargai penggemar
- Handling tajam berkat double wishbone empat roda
- Versi injeksi bertenaga besar untuk ukuran sedan 2.000 cc era itu
- Kabin lega dengan visibilitas sangat baik
- Harga masuk masih terjangkau dibanding sedan Eropa sekelas
Kekurangan
- Unit karburator makin sulit dicarikan mekanik yang paham
- Sparepart bodi dan trim orisinal mulai langka
- Konsumsi bensin tidak irit, apalagi di kemacetan kota
- Pajak tahunan lebih berat dari sedan kompak sezamannya
- Banyak unit tersisa sudah pernah dimodifikasi atau dicat ulang asal
Harga Pasaran & Tips Berburu
Maestro termasuk motuba dengan harga masuk paling ramah: unit layak pakai umumnya masih bisa ditemukan di kisaran 30–60 jutaan. Yang naik jauh lebih tinggi adalah unit orisinal luar-dalam dengan cat masih bagus dan interior utuh — barang seperti ini makin jarang muncul di pasaran.
- Prioritaskan versi injeksi kalau tujuannya dipakai harian.
- Cek kelengkapan interior orisinal; door trim dan panel dasbor Maestro sudah sulit dicari pengganti.
- Bawa unit ke lift kalau memungkinkan — karat lantai jauh lebih mahal dari mesin bermasalah.
- Tes semua fitur elektrik satu per satu sebelum menawar; setiap sakelar mati adalah tambahan biaya.
- Surat hidup dan pajak jalan tetap jadi patokan utama, seperti motuba lainnya.
Galeri
Verdict: Kemewahan 90-an dengan Harga Paling Masuk Akal
Maestro adalah cara termurah untuk merasakan sedan Honda era keemasan: kaki-kaki canggih, kabin lega, dan desain yang justru makin menarik seiring waktu. Cari versi injeksi yang orisinal, urus kaki-kakinya sekali dengan benar, dan mobil ini akan terasa jauh lebih mahal dari harga belinya.