Ada mobil yang gantengnya musiman, ada yang gantengnya abadi. Civic generasi kelima — yang di Indonesia dikenal sebagai Genio untuk sedannya — masuk golongan kedua. Desain membulat yang tahun 1992 dianggap "terlalu futuristik" itu sekarang justru terlihat lebih segar daripada banyak mobil baru. Tidak heran harga bekasnya pelan-pelan berbalik arah: dari sedan murah meriah jadi barang buruan.
Di Jepang, sedan Civic generasi ini bernama Civic Ferio (EG8/EG9). Di Indonesia dia dijual sebagai Civic Genio (1992–1995), sementara versi hatchback tiga pintunya — Civic Estilo — kini sudah lebih dulu berstatus mobil sultan.
Sejarah Singkat
Generasi EG adalah puncak filosofi "man maximum, machine minimum" Honda: kabin luas, kap mesin rendah, kaca besar, dan bobot ringan. Dirancang di era keemasan Honda yang sama dengan NSX, kualitas rancang bangunnya terasa satu kelas di atas harga jualnya dulu.
Genio Indonesia memakai mesin D16 SOHC 1.6 liter. Di atas kertas biasa saja, tapi dipadukan bobot di bawah satu ton lebih sedikit, rasanya selalu lebih gesit dari angka spesifikasinya. Dan seperti semua Honda era ini, mesinnya suka diajak main rpm.
Spesifikasi (Genio SR4)
| Mesin | D16A, 4 silinder segaris, 1.590 cc, SOHC 16 katup |
|---|---|
| Tenaga | ± 120 PS @ 6.300 rpm |
| Torsi | ± 143 Nm @ 5.200 rpm |
| Transmisi | Manual 5-percepatan / otomatis 4-percepatan |
| Penggerak | Roda depan (FF) |
| Bobot | ± 1.050 kg |
| Dijual di Indonesia | 1992–1995 (Genio), facelift ke Ferio 1996–2000 |
Rasa Berkendara
Dibanding Great Corolla yang kalem, Genio terasa lebih hidup. Setirnya lebih komunikatif, mesinnya lebih bersemangat di putaran atas, dan sasisnya menyimpan potensi besar — bukan kebetulan platform EG jadi basis favorit modifikasi sepanjang masa.
- Suspensi double wishbone depan-belakang — kemewahan yang kini nyaris punah di kelasnya.
- Visibilitas juara berkat kaca luas dan pilar tipis khas era 90-an.
- Mesin D-series bandel, dan kalau mau lebih, swap ke B-series adalah jalur yang sudah sangat terpetakan.
- Kekurangan khas: peredaman kabin tipis dan AC tua yang minta perhatian.
Plus & Minus
Kelebihan
- Desain timeless yang makin dicari kolektor
- Sasis double wishbone — handling terbaik di kelas dan eranya
- Basis modifikasi paling terpetakan di dunia Honda
- Komunitas besar, ilmu dan sparepart gampang dicari
- Harga masih naik; peluang cuan kalau sabar merawat
Kekurangan
- Banyak unit bekas modifikasi kasar — wajib teliti sejarahnya
- Kaki-kaki double wishbone lebih mahal direstorasi
- Peredaman kabin tipis, berisik di tol
- Unit orisinal makin langka dan harganya premium
- Rawan incaran maling untuk dipreteli
Harga Pasaran & Tips Berburu
Genio kondisi wajar masih bisa didapat di kisaran 60–90 jutaan, tapi unit orisinal rapi sudah menembus tiga digit dan terus merangkak. Estilo? Itu cerita lain — siapkan dana dua sampai tiga kali lipatnya.
- Prioritaskan unit yang belum pernah dimodifikasi berat; bekas swap yang dikembalikan standar sering menyimpan PR.
- Cek karat di dek bawah, sepatbor dalam, dan dudukan suspensi belakang.
- Pastikan nomor mesin cocok dengan surat — banyak yang sudah ganti mesin.
- Interior orisinal (doortrim, plafon, jok) adalah faktor harga terbesar setelah surat.
Galeri
Verdict: Beli Karena Cinta, Simpan Karena Untung
Genio adalah motuba yang bisa dinikmati dua kali: sekali di jalan, sekali saat cek harga pasaran tahun depan. Selama kamu dapat unit jujur dengan sejarah jelas, sulit rugi dengan Civic EG — secara perasaan maupun finansial.