Blog pribadi · Review mobil jadul Tua boleh, loyo jangan
Mitsubishi Lancer Evolution IV
Rally Icon

Lancer Evolution IV:
Monster Reli Berbaju Sedan Keluarga

Review • 6 Agustus 2026 • 8 menit baca
← Kembali ke Beranda

Bayangkan sebuah sedan keluarga biasa — Lancer yang dipakai bapak-bapak antar anak sekolah — lalu serahkan ke insinyur yang tugasnya memenangkan Kejuaraan Dunia Reli. Hasilnya adalah Evolution IV: sedan dengan tenaga menyentuh batas gentlemen's agreement Jepang, penggerak empat roda dengan torque vectoring pertama di dunia, dan sayap belakang yang terlihat seperti dicuri dari pesawat latih.

Evo IV adalah titik balik dinasti Evolution. Tiga generasi pertama masih terasa seperti mobil homologasi darurat; mulai generasi keempat inilah Evo menjadi produk yang matang — dan mulai menakutkan para tetangganya dari Subaru.

Sejarah Singkat

Diluncurkan Agustus 1996 dengan basis bodi Lancer baru (CN9A), Evo IV membawa dua senjata baru: mesin 4G63T yang diputar posisinya untuk distribusi bobot lebih baik, dan Active Yaw Control (AYC) — diferensial belakang pintar yang mendistribusikan torsi ke roda luar tikungan. Teknologi yang tahun 1996 terdengar seperti fiksi ilmiah.

Di ajang WRC, sasis ini di tangan Tommi Mäkinen menjadi fondasi empat gelar juara dunia beruntun (1996–1999) — dinasti yang membuat nama "Evolution" sakral di kalangan penggemar reli.

Mitsubishi Lancer Evolution IV tampak belakang
Sayap ganda dan lampu kabut besar — tidak ada yang subtle dari Evo IV. Foto: Wikimedia Commons.

Spesifikasi

Mesin4G63T, 4 silinder segaris, 1.997 cc, DOHC turbo intercooler
Tenaga280 PS @ 6.500 rpm (angka resmi era gentlemen's agreement)
Torsi± 353 Nm @ 3.000 rpm
TransmisiManual 5-percepatan
PenggerakAWD + Active Yaw Control (GSR)
Bobot± 1.350 kg (GSR)
0–100 km/jam± 5,5 detik
Produksi1996–1998, terbatas ± 13.000 unit

Rasa Berkendara

Evo IV tidak menyembunyikan asal-usulnya. Kopling berat, girboks kasar saat dingin, dan turbo yang menendang brutal begitu melewati 3.000 rpm. Tapi begitu jalan mulai berkelok, semua kekasaran itu berubah jadi alasan: mobil ini menikung dengan cara yang menentang logika sedan 1,3 ton.

Ruang mesin Mitsubishi Lancer Evolution dengan 4G63T
4G63T — salah satu mesin 4 silinder turbo paling legendaris yang pernah dibuat. Foto: Wikimedia Commons.

Plus & Minus

Kelebihan

  • 4G63T sanggup tenaga besar dengan internal standar
  • AYC — teknologi yang tetap relevan sampai sekarang
  • Pedigree WRC asli, bukan sekadar tempelan stiker
  • Produksi terbatas; nilai kolektor terus menguat
  • Sedan 4 pintu — monster yang masih bisa antar keluarga

Kekurangan

  • Unit di Indonesia langka; hampir semua eks importir umum
  • Sparepart AYC mahal dan makin sulit dicari
  • Banyak unit bekas dipacu keras atau dimodifikasi ekstrem
  • Konsumsi BBM dan pajak bukan untuk yang lemah iman
  • Transfer case dan girboks adalah titik lemah jika tenaga dinaikkan

Harga Pasaran & Tips Berburu

Populasi Evo IV di Indonesia sangat tipis, dan harga sangat bergantung keaslian serta legalitas dokumen impor. Unit sehat bersurat lengkap kini bermain di angka ratusan juta — dan seperti semua JDM ikonik, arahnya hanya satu: naik.

Galeri

9.2/ 10

Verdict: Poster Kamar yang Bisa Dibeli

Evo IV bukan mobil rasional — biaya pakainya tinggi dan mencari unit jujur butuh kesabaran ekstra. Tapi ini kesempatan memiliki potongan sejarah WRC yang masih bisa dipakai antar anak sekolah. Kalau nemu unit sehat bersurat jelas: jangan kelamaan mikir.